Implementasi Rekayasa Pengetahuan - Tugas Rekayasa Pengetahuan

Implementasi Rekayasa Pengetahuan




Manajemen Pengetahuan

Manajemen yaitu :

- Simpan (catat)
- Menyusun (mengkategorikan)
- Menyebar(mensharing)

Pengetahuan yaitu:

- Tacit (Tidak bisa didokumentasikan)
Tacit knowledge adalah sebuah pengetahuan yang sulit dikomunikasikan kepada orang lain, baik dengan bahasa kata maupun tulisan, hanya pemilik pengetahuan sendiri yang memahaminya.
-Explicit (bisa didokumentasikan) 
 Explicit knowledge adalah pengetahuan yang telah di artikulasikan sehingga lebih terstruktur dan dapat disimpan, serta dapat dipindahkan ke siapapun dengan mudah.
-Tacit menjadi explicit = Eksternalisasi
-Explicit menjadi explicit = Kombinasi

👉👉SECI adalah singkatan dari Socialization – Externalization – Combination – Internalization
        Knowledge discovery didefinisikan sebagai pengembangan tacit knowledge atau eksplisit baru dari data dan informasi atau dari sintesis pengetahuan sebelumnya.
 - Estimasi Digunakan untuk melakukan estimasi terhadap sebuah data baru yang tidak memiliki keputusan berdasarkan histori data yang telah ada. Contohnya ketika melakukan Estimasi Pembiayaan pada saat pembangunan sebuah Hotel baru pada Kota yang berbeda.
 -Prediksi Digunakan untuk mempekirakan atau forecasting suatu kejadian atau peristiwa tertentu terjadi. - Klasifikasi : Suatu teknik dengan melihat pada kelakuan dan atribut dari kelompok yang telah didefinisikan. Teknik ini dapat memberikan klasifikasi pada data baru dengan memanipulasi data yang ada yang telah diklasifikasi dan dengan menggunakan hasilnya untuk memberikan sejumlah aturan.
 - Clustering : Digunakan untuk menganalisis pengelompokkan berbeda terhadap data, mirip dengan klasifikasi, namun pengelompokkan belum didefinisikan sebelum dijalankannya tool data mining.

Pribadi :
• Menyimpan atau mencatat setiap informasi atau kejadian yang diperoleh (notes, blog) : blogger.com, wordpress.com, sosmed
• Wiki
• Mengelola file sendiri di HDD

Organisasi :
• Elearning
• Brain storming
• Perlombaan Teknik memecahkan masalah

Manfaat pengetahuan yaitu :
-Sebagai dokumentasi
-Sharing ke orang lain
-Menjaga agar pengetahuan tidak hilang jika orangnya tidak ada
-Agar ketika dibutuhkan pengetahuan terebut mudah didapatkan kembali


Logika Informatika - Penyerderhanaan Logika

Penyederhanaan Logika

           Membahas tentang penggunaan hukum-hukum logika pada operasi logika yang dinamakan penyederhanaan. Sebenarnya berbagai macam ekuivalensi dari berbagai ekspresi logika memberikan kemudahan bagi penyederhanaan karena bentuk ekspresi logika yang rumit dapat disederhanakan.

Tabel Hukum-hukum Pokok Logika
HUKUM
NAMA
A˄1≡A
Identity of ˄ (Identity Laws)
A˅0≡A
Zero of ˅ (Identity Laws)
A˅1≡1
Identity of ˅ (Dominition Laws)
A˄0≡0
Zero of  ˄ (Dominiton Laws)
A˅¬A≡1
Tautology (Excluded Middle Laws)
A˄¬A≡0
Law of Contradiction
A˅A≡A
Idempotence Laws
A˄A≡A
Idempotence Laws
¬¬A≡A
Law of Double Negation
A˄B≡B˄A
Commutativity (Commutative Laws)
A˅B≡B˅A
Commutativity (Commutative Laws)
(A˄B)˄C≡A˄(B˄C)
Associativity (assosiative Laws)
(A˅B)˅C≡A˅(B˅C)
Associativity (assosiative Laws)
A˄(B˅C)≡(A˄B)˅(A˄C)
Distributivity (Distributive Laws)
A˅(B˄C)≡(A˅B)˄(A˅C)
Distributivity (Distributive Laws)
A˄(A˅B)≡A
Absorption
A˅(A˄B)≡A
Absorption
A˄(¬A˅B)≡A˄B
Absorption
A˅(¬A˄B)≡A˅B
Absorption
¬(A˄B)≡¬A˅¬B
De Morgan's Law
¬(A˅B)≡¬A˄¬B
De Morgan's Law
(A˄B)˅(A˄¬B)≡A
A→B≡ ¬A˅B
A→B≡ ¬(A˄¬B)
A↔B≡(A˄B)˅(¬A˄¬B)
A↔B≡(A→B)˄(B→A)





 Operasi Penyederhanaan Logika

Operasi penyederhanaan merupakan penyederhanaan ekspresi logika atau bentuk-bentuk logika yang dibuat sesederhana mungkin dan sudah tidak dimungkinkan dimanipulasi lagi. Operasi menggunakan hukum-hukum ekuivalensi logis. Selanjutnya perhatikan operasi penyederhanaan berikut dengan hukum yang digunakan tertulis di sisi kanannya.
Soal


1.       A Î› (¬A→A)
≡ A Î› (¬A Λ A)
≡ A Î› (A Λ¬ A)
≡ A Î› 0 false
≡ A

2.        ¬ (¬A Λ( B V ¬B))
≡ A Λ( B V ¬B)
≡ (A Λ B) V ( A Λ ¬B)
≡ P V 0 false
≡ P


3.  ~ A →~(A →~B)
≡~(~A) V~(A →~B)
≡~(~A) V ~(~A^~B)
≡ A V (A Λ B)
≡ A V 0
≡ 0


4.       (A→B) → ((A→¬B)→¬A)
≡ ¬A Λ B Λ ((A Λ ¬B) Λ ¬ A)
≡ ¬A Λ B Λ (¬A Λ A) V (¬A Λ ¬B)
≡ ¬A Λ B Λ 0 V (¬A Λ ¬B)
≡ ¬(A Λ B) V (¬A Λ ¬B) Λ 0
≡ A Λ B V A Λ B V 0
≡ (A Λ A) Λ (B Λ B) Λ 0
≡  P V P Î› 0 false
≡  P Î› 0
≡  P






5.       (A→(B V ¬ C) ) Î› ¬A Λ B
≡ A Î› (B V ¬ C) Î› ¬A Λ B
≡ (A Î› B) V (A V ¬ C) V A Λ B
≡ ¬A Î› ¬B Λ (A V ¬ C) V A Λ B
≡ ¬A Î› ¬B Λ (A ¬ C) V A Λ B
≡ (A ¬ A) Λ (B Λ ¬B) V ¬C
≡  0 Î› 0  V ¬C
≡ ¬C

Use Case Diagram : Pengertian Use Case dan Relasi Use case

Pengertian Use Case dan Relasi Use case


Use Case Diagram adalah gambaran grafikal dari beberapa atau semua actor, use case, dan interaksi diantaranya yang memperkenalkan suatu sistem. Use case diagram tidak menjelaskan secara detil tentang penggunaan use case, tetapi hanya memberi gambaran singkat hubungan antara usecase, aktor, dan sistem.

Relasi Use Case 

Terdapat 4 jenis relasi yang mungkin terjadi pada use case diagram:
  1.   Asosiasi antara aktor dan use case
  2.   Asosiasi antar use case
  3.   Generalisasi/Inheritance antar aktor
  4.   Generalisasi/Inheritance antar use case


Dibawah ini adalah salah satu contoh dari relasi use case sebagai berikut :

1. Assosiasi antara aktor dan use case

2. Assosiasi antar use case

3. Generalisasi / inheritance antar aktor


4. Generalisasi / inheritance antar use case





Logika Informatika - Soal logika

Soal Logika

“If you send me an e-mail message, then I will finish writing the program,” “If you do not send me an e-mail message, then I will go to sleep early,” and “If I go to sleep early, then I will wake up feeling refreshed”. “Therefore, If I do not finish writing the program, then I will wake up feeling refreshed.”


Jawab :

P : You send me an e-mail message
Q : I will finish writing the program
R : I will go to sleep early
S : I Will wake up Feeling refreshed

Hypotheses :
P→Q
¬P→R
R→S
¬Q→S (Kesimpulan)


   Langkah                      Alasan

1. P→Q                           Hipotesis
2. ¬Q→¬P                       Kontrapositif langkah pertama
3. ¬P→R                         Hipotesis
4. ¬Q→¬R                      Hipotesis silogisme menggunakan langkah kedua dan ketiga
5. R→S                           Hipotesis
6. ¬Q→S                         Hipotesis silogisme menggunakan langkah ke 4 dan ke 5

Kesalahan dalam mengambil kesimpulan
Proposisi [(P→Q) ^ Q] → P bukan tautologi, 
karena jika nilai [(P → Q) ^Q] → P akan menjadi salah jika nilai P salah dan Q itu benar. 
Maka ketika (Permisalan) implikasi P→ Q dan Hasil dari implikasinya Q benar, 
proposisi Q tidak boleh benar. 

Jadi, dari pernyataan soal tersebut salah atau disebut dengan Fallacy of affirming the conclusion (kekeliruan menegaskan kesimpulan).


Logika Informatika - Pembuktian Validitas Kalimat Logika

Pembuktian Validitas Kalimat logika

Berikut ini saya akan membahas contoh soal kalimat pembuktian validitas .

Contoh soal :

1. Hari ini tidak panas dan lebih dingin dari hari kemarin. kita akan pergi berenang hanya jika hari panas. jika kita tidak pergi berenang, maka kita akan pulang pada saat matahari terbenam. jadi, kita akan pulang saat matahari terbenam.
Jawab :
Misal, p   :   Hari ini panasq : Hari ini lebih dingin dari hari kemarinr :    Kita akan pergi berenangs: Kita akan pulang saat matahari terbenamMaka,~p ∧ q : Hari ini tidak panas dan lebih dingin dari hari kemarin r → p : Kita akan pergi berenang hanya jika hari panas ~r → s : Jika kita tidak pergi berenang, maka kita akan pulang pada saat matahari terbenamKesimpulan: s
• Pembuktian: Langkah Keterangan 
1. ~p ∧ q Premis2. ~p Simplifikasi dari (1)3. r → p Premis4. ~r Modus tollen dari (2) dan (3)5. ~r → s Premis6. s Modus ponens dari (5) Jadi, argument tersebut valid 
2.Hari ini hujan atau udara dingin. Jika udara dingin, saya akan membawa payung. Saya tidak membawa payung ,karena itu udara tidak dingin. Jadi hari hujan.
Misal : p: Hari ini hujan          
q: Udara dingin      
r: Membawa payung  
Bentuk : P1 : p  v  q
P2 : q –> r
P3 :  – r
P4 :  – q
Kesimpulan   :  p
Pembuktian :
pqr-r-qabcdee–>p
pvqq–>ra ˄ qc ˄ -rd ˄ -q
BBBSSBBBSSB
BBSBSBSSSSB
BSBSBBBBSSB
BSSBBBBBBBB
SBBSSBBBSSB
SBSBSBSSSSB
SSBSBSBSSSB
SSSBBSBSSSB
VALID

Implementasi Rekayasa Pengetahuan - Tugas Rekayasa Pengetahuan

Implementasi Rekayasa Pengetahuan Manajemen Pengetahuan Manajemen yaitu : - Simpan (catat) - Menyusun (mengkategorikan) - Men...